DMI Siap Jadi Fasilitator Polemik Amien Rais Soal "Partai Setan"


Wakil Ketua Dewan Masjid Indonesia sekaligus Wakil Kepala Polri Komisaris Jenderal Syarifuddin menyatakan DMI akan menjadi fasilitator atas polemik pernyataan pendiri PAN Amien Rais saat bertausiah di Masjid Baiturrahim, Jakarta kemarin.

"Dewan Masjid akan menjadi fasilitator yang baik," ujar Syarifuddin usai menghadiri acara Islamic Youth Economic Forum di Perpustakaan Nasional, Jakarta, Minggu (15/4).

Syarifuddin enggan menanggapi lebih lanjut atas pernyataan Amien soal ucapan Amien soal 'Partai Setan' dan 'Partai Allah'. Ia hanya kembali menegaskan DMI hanya akan menjadi fasilitator dalam polemik itu.

Di sisi lain, ia menambahkan DMI tidak berwenang mengatur kegiatan di masjid.

"Tidak boleh ngatur-ngatur masjid," ujarnya.

Sebelumnya, Amien mendikotomikan partai-partai politik di Indonesia menjadi dua kutub, yakni partai setan dan partai Allah.

Hal tersebut disampaikan Amien saat memberikan tausiah dalam Gerakan Indonesia Salat Subuh berjemaah di Masjid Baiturrahim, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (13/4).

Dalam tausiah itu, Amien menyebut PAN, PKS, dan Gerindra masuk sebagai partai Allah. Sementara itu, partai besar masuk dalam partai setan.

Dalam sambutan acara ISYEF, Syarifuddin menyampaikan masjid harus dimakmurkan dan memakmurkan umat. Masjid, kata dia bukan hanya sekedar tempat ibadah, melainkan menjadi pusat pemberdayaan ekonomi.

Ia melihat perkembangan umat islam terus meningkat, baik di Indonesia maupun di berbagai negara. Hal itu harus dioptimalkan agar masjid sebagai pusat pemberdayaan ekonomi berjalan optimal.

"Para generasi muda diharapkan dapat bangkit untuk menghidupkan kembali fungsi masjid sebagai pusat kajian Islam dan pusat pemberdayaan ekonomi," ujar Syarifuddin.

Lebih dari itu, ia menilai anak muda perlu diberi insentif berupa kegiatan sosial dan ekonomi berbasis masjid agar lebih dekat dengan masjid.

"Saya yakin kolaborasi anak muda dengan komitmen dan cara sendiri akan lebih efektif untuk memajukan ekonomi umat," ujarnya. [opini-bangsa.com / cnn]

Subscribe to receive free email updates: