Iwan Sumule Haqqul Yakin Jokowi Akan Kalah Telak


Dapat dimengerti bila menjelang Pilpres 2014 lalu popularitas dan elektabilitas Joko Widodo tinggi. Saat itu, orang masih penasaran dan menyimpan harapan yang besar pada dirinya. Namun, setelah tiga tahun berkuasa, masyarakat bisa menilai dengan jernih kapasitas dan kemampuan Jokowi.Maka, dengan sendirinya, merujuk pada hasil survei Median yang diumumkan kemarin (Senin, 16/4), elektabilitas Jokowi hanya sebesar 36,2 persen, menyusul berbagai kecewaan di tengah masyarakat. 

Angka itu, memperlihatkan bahwa ruang untuk mengalahkan Jokowi dalam Pilpres 2019 terbuka sangat lebar.

"Saya haqqul yakin, Jokowi akan kalah dalam Pilpres 2019. Hanya kecurangan yang bisa menyelamatkannya dari kekalahan telak," ujar Direktur Indonesia Law Enforcement Watch (ILEW) dalam perbincangan dengan redaksi, Selasa malam (17/4). 

Menurut Iwan Sumule, bagi Jokowi, elektabilitas sebesar itu adalah sebuah ironi setelah dirinya menghabiskan begitu banyak tenaga dan biaya untuk mendulang simpati dan dukungan dari rakyat. 

Berbagai hal telah dilakukan Jokowi untuk mendongkrak popularitas dan elektabiltasnya. Dia keliling Indonesia, melakukan banyak hal yang tidak biasa untuk memperlihatkan bahwa dirinya dekat dengan rakyat. Tetapi hasilnya hanya 36,2 persen. Sementara waktu yang tersisa baginya sudah semakin sedikit," urai Iwan Sumule. [dem]


Subscribe to receive free email updates: