Lulung ke DPP PPP: Insyaflah!


 Politikus Abraham 'Lulung' Lunggana mengaku merasa dibohongi oleh PPP. Dia bahkan merasa dimanfaatkan setelah mendeklarasikan diri untuk mendukung Ketum PPP Romahurmuziy.

"Saya nih sekarang dibohongin, kalau jadi ketua DPW deklarasi siap diperintah Rommy, geger tuh. Makanya kemarin saya deklarasi, komentar saya jadiin profil FB-nya Rommy. Haji Lulung sudah gabung ke kita, Haji Lulung serahkan kantor DPW, saya serahkan. Terus saya dijanjiin jadi ketua, mana percaya saya, DPW aja saya nggak dikasih, buat deklarasi aja nggak dikasih," kata Lulung kepada detikcom, Selasa (17/4/2018).

Lulung membenarkan pernyataan Sekjen PPP Arsul Sani soal sejumlah tawaran 'mulia', dari tawaran pimpinan DPRD DKI hingga Ketua DPP PPP. Namun dia menampik jika disebut tak mau melepaskan jabatan sebagai pimpinan DPRD.

"Itu bohong! Dia boleh sumpah ke Tuhan Allah. 'Pak Lulung kalau nyalon di DKI, kalau kita dapet pimpinan bukan Haji Lulung dong,' saya bilang, 'Nggak fair dong, harus diberikan apresiasi kepada kader yang suaranya terbanyak,'" ucap Lulung.

Lulung menjelaskan alasannya keberatan jika akan dicopot sebagai pimpinan DPRD. Menurutnya, dia layak mendapatkan posisi tersebut karena mampu meraih 10 kursi di DPRD.

"Aku bukan semata jabatan, itu soal belakangan, yang penting sekarang begini bisa nggak kita pertahankan kesadaran umat. Jangan kalah-menang, 'Oh gue mau menangin Aziz, Haji Lulung di DPP saja,'" ujarnya.

Lulung pun sesumbar, jika dia pindah partai, PPP tak akan mendapatkan kursi yang cukup di DPRD. Dia pun mengingatkan pimpinan PPP agar bertobat dan kembali menjaga amanat umat.

"Kalian nggak akan jadi anggota Dewan kalau nggak ada umat. Kalau (PPP) ini saya tinggal, nggak dapet 5 kursi. Insyaflah, jangan bicara THP, posisi, bagaimana cara mempertahankan umat. Di Jakarta, Haji Lulung masih dipercaya," ucap Lulung. [opini-bangsa.com / detik]

Subscribe to receive free email updates: