Setnov Menangis Tersedu Bahas Keluarga Dalam Pledoi

Terdakwa kasus korupsi pengadaan KTP Elektronik (KTP-el) Setya Novanto menangis saat membaca pledoi di hadapan majelis hakim di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jakarta Pusat, Jumat (13/4)

Novanto tak dapat menahan tangisnya ketika menyebut nama istri dan anaknya. Ia meminta maaf karena terseret kasus korupsi KTP-el.

"Pada istri saya Deisti Astriani dan anak-anak saya Reza Herwindo, Gabriel Putranto, Dwina Michaela, Giovanno Farrell sungguh teramat berat cobaan yang harus dihadapi. Kita adalah keluarga yang kuat, kita adalah insan pilihan Allah SWT, sungguh pertolongan Allah SWT akan sangat dekat, sungguh Allah SWT bersama kita," tuturnya sambil menangis tersedu-sedu.

Ia sempat meminta keluarganya agar tidak bersedih dengan cobaan yang sedang mereka hadapi saat ini.

"Janganlah kalian bersedih, sungguhlah Allah bersama kita," lanjutnya.

Mantan Ketua DPR tersebut berharap majelis hakim bisa memutuskan perkaranya dengan adil.

"Yang Mulia Majelis Hakim terakhir saya hanya berharap Yang Mulia kiranya berkenan putus perkara saya dengan putusan yang seadil-adilnya dengan mengingat umur saya yang sudah tidak lagi muda kesehatan menurun dikarenakan usia," pintanya.

Sejurus terlihat Deisti Astriani yang juga hadir di persidangan ikut berlinang air matanya.

Setya Novanto dituntut dengan hukuman pidana selama 16 tahun dan denda sebesar Rp 1 miliar dengan subsider enam bulan pada persidangan yang lalu, Kamis (29/3).

Ia diminta mengganti 7.435.000 dolar AS dipotong dengan uang Rp 5 miliar yang telah dikembalikan ke pihak KPK. [opini-bangsa.com / rmol]

Subscribe to receive free email updates: