AHY Ungkap Pesan di Balik Kaus #JanganDiam SBY

Loading...

 Presiden RI-6 Susilo Bambang Yudhoyono, yang memakai kaus bertagar #JanganDiam, viral di media sosial. Lalu apa makna tulisan tersebut?

Ketua Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono menjelaskan makna tulisan tersebut, yaitu masyarakat tidak boleh diam. Diam menandakan suatu kejahatan akan menang dan berkuasa.

"Jangan diam kalau dibaca lebih lengkap lagi, kalau tidak salah, saya cek. Tapi kalau banyak diam, yang jahat akan menang atau berkuasa," ujar AHY setelah menghadiri acara launching buku Bima Arya di Soehanna Hall, The Energy Building, kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Senin (28/5/2018).

Kaus itu, menurut AHY, pesan bagi masyarakat untuk menggunakan hak sebagai warga negara untuk menyuarakan demokrasi.

"Jadi ini pesan moral semua, bahwa warga Indonesia, mari kita gunakan hak warga negara dan hak demokrasi, menyuarakan apa yang kita pikirkan, apa kita harapkan untuk dihadirkan pemimpin kita," ucap AHY.

Menurut AHY, bila dunia politik dikuasai orang yang tidak baik, masyarakat tidak boleh diam. Dia berharap seluruh masyarakat terlibat langsung dalam dunia politik dan memberikan aspirasi.

"Dan jangan sampai kita orang yang takut berbicara dan berbuat karena sesungguhnya, jangan politik kita diisi oleh mereka yang tidak baik. Justru yang baik harus terlibat langsung dan partisipasi, termasuk Kang Bima ini. Hanya dengan terlibat langsung dan tidak diam, kita bisa menyuarakan dan berkontribusi untuk bangsa dan negara," jelas AHY.




Subscribe to receive free email updates: