Memanas, Pejuang Palestina Luncurkan Puluhan Roket ke Israel

Loading...

 Pejuang Palestina, Selasa (29/05), meluncurkan puluhan roket dan mortar ke Israel untuk pertama kalinya sejak disepakati gencatan senjata terakhir pada 2014 silam. Israel membalas dengan gempuran udara, di tengah kekhawatiran perang kembali meletus.

Militer Israel mengatakan tiga tentaranya terluka akibat pecahan peluru setelah puluhan mortir dan roket ditembakkan dari Jalur Gaza, yang mendorong Israel untuk membunyikan sirine peringatan di selatan Selasa dan setelah senja. Sementara tidak ada laporan tentang korban warga Palestina akibat serangan balasan Israel.

Israel mengatakan bahwa pesawat tempurnya menargetkan 30 sasaran lebih lokasi faksi bersenjata Palestina, termasuk sebuah terowongan di seberang perbatasan yang sedang dibangun. Israel menuduh Hamas dan Gerakan Jihad Islam di balik serangan ini.

Pada bagiannya, Hamas dan Jihad Islam membenarkan meluncurkan puluhan roket ke wilayah Israel. Roket-roket itu sebagai balasan atas nyawa puluhan warga Palestina yang terbunuh oleh tentara Israel sejak 30 Maret, selama dalam aksi protes di perbatasan Gaza-Israel.

“Brigade Izzudin Al-Qassam dan Brigade Al-Quds (sayap militer Jihad Islam) menyatakan tanggung jawab menargetkan lokasi militer dan pemukiman Zionis di sekitar Jalur Gaza dengan puluhan roket sepanjang hari terakhir,” kata pernyataan bersama kedua gerakan tersebut.

Pernyataan itu menambahkan bahwa serangan ini sebagai balasan terhadap agresi dan kejahatan Zionis yang brutal terhadap rakyat Palestina. Di samping kejahatan perang yang dilakukan oleh Zionis setiap hari terhadap aksi protes damai di perbatasan Israel-Gaza.

“Semua opsi terbuka untuk pasukan perlawanan. Pengeboman dibalas pengeboman, darah dibalas dengan darah, dan kami akan tetap menempuh persamaan ini tidak peduli berapa pun harga yang harus dibayar,” tegas kedua gerakan itu.

Sebelumnya, Israel mengungkapkan bahwa insiden demi insiden yang terjadi sangat mungkin perang kembali berkobar. Perang terakhir Palestina-Israel meletus pada 2014 lalu setelah serangkaian kejahatan Israel yang memuncak. [b-islam24h.com / kiblat]

Subscribe to receive free email updates: