PKS Buka Opsi Bawa Pencapresan HRS ke Majelis Syuro

Loading...

 Persaudaraan Alumni (PA) 212 merekomendasikan Habib Rizieq Syihab sebagai calon presiden 2019. PKS yang belum menyatakan sikap secara resmi untuk Pilpres 2019, membuka opsi membawa nama Habib Rizieq ke Majelis Syuro untuk dibahas.

"Kemungkinan selalu ada," ujar Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menjawab pertanyaan apakah ada kemungkinan nama Habib Rizieq dibawa ke Majelis Syuro PKS, Selasa (29/5/2018).

Mardani mengapresiasi wacana pencapresan Habib Rizieq. Menurut Mardani, semua tokoh bangsa layak menjadi pemimpin, termasuk Habib Rizieq yang dipandangnya demikian.

"Apresiasi rekomendasi PA 212. Semua tokoh terbaik bangsa punya hak diusulkan menjadi pemimpin bangsa. Langkah selanjutnya membangun komunikasi dengan parpol," ucap Mardani.


Mardani menegaskan sikap PKS terkait Pilpres 2019 masih cair. Semua usulan, termasuk pencapresan Habib Rizieq, kata Mardani, akan ditampung PKS.

Meski demikian, Mardani menegaskan PKS masih fokus menjadikan satu dari 9 kader internal sebagai capres/cawapres 2019. Mardani merupakan salah satu kandidatnya, 'bersaing' dengan nama-nama seperti Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, eks Presiden PKS Anis Matta, Presiden PKS Sohibul Iman, dan lainnya.

"PKS terbuka dengan usulan dari publik. Posisi sekarang PKS masih mengajukan 9 kadernya. Tapi PKS punya hubungan baik dengan kawan-kawan dari gerakan 212 dan yang lainnya," ucap Mardani.

Habib Rizieq direkomendasikan sebagai capres oleh PA 212 setelah melalui proses rapat koordinasi nasional (Rakornas). Selain Habib Rizieq, ada Ketum Gerindra Prabowo Subianto, Ketum PAN Zulkifli Hasan, Gubernur NTB TGH Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang, dan Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra yang diusulkan PA 212 sebagai capres.

"Berdasarkan suara-suara pendapat yang masuk, dalam rakornas tadi, sebagian besar peserta rakornas menginginkan agar PA 212 memperjuangkan imam besar umat Islam HRS untuk menjadi capres RI," kata Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif. [b-islam24h.com / detik]

Subscribe to receive free email updates: