Setelah 4 Tahun, Pemprov DKI Dapatkan Opini WTP dari BPK, Curhatan Anies Baswedan Jadi Sorotan

Loading...
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengunggah sebuah ungkapan bahagia lantaran pemprov DKI Jakarta telah mendapatkan penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2017.

Dilansir TribunWow.com, melalui akun Instagram @aniesbaswedanyang diunggah pada Senin (28/5/2018).

Anggota V BPK, Isma Yatun dalam rapat Paripurna di Gedung DPRD DKI Jakarta mengatakana bahwa berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan BPK atas LKPD DKI Tahun Anggaran 2017 termasuk implementasi atas rencana aksi yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta, BPK memberikan opini wajar tanpa pengecualian.

Isma mengatakan, Pemprov DKI berhasil menaikkan opini wajar dengan pengecualian (WDP) yang sebelumnya diraih menjadi WTP.

Dia berharap hal ini menjadi momentum untuk menciptakan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah. “Sehingga bisa jadi kebanggaan bersama yang patut dipertahankan,” ujar Isma yang dilansir dari Kompas.com.

Penilaian itu merupakan opini WTP pertama yang diterima Pemerintah Provinsi DKI Jakarta setelah empat tahun terakhir.

Pemprov DKI Jakarta sebelumnya mendapatkan opini wajar dengan pengecualian (WDP) empat tahun berturut-turut, yaitu pada 2013, 2014, 2015, dan 2016.

Momen tersebut lantas diunggah Anies baswedan di akun Instagram pribadinya:

A post shared by Anies Baswedan (@aniesbaswedan) on


“Tak banyak kata…Akhirnya… WTP !!!Alhamdulillah… *ABW.” tulisnya.

Setelah itu, Anies Baswedan juga mengunggah sebuah postingan berupa foto.

Ia tampak tersenyum bahagia.

Tepuk tangan menggelora, semua jajaran berdiri, bersorak dan saling berpelukan. Ruang Sidang Paripurna DPRD DKI riuh rendah saat Anggota V BPK RI dengan lantang mengatakan, “BPK memberikan Opini Wajar Tanpa Pengecualian”. . Capaian ini terasa spesial karena terakhir kali Pemprov DKI meraih WTP pada tahun 2012. Sejak itu Pemprov DKI tidak pernah bisa meraih WTP. Hingga akhirnya, tahun ini kita bisa meraih opini WTP. . Ini rasanya berkah ramadhan dan saya apresiasi kerja keras seluruh jajaran Pemprov DKI beberapa bulan ini, karena telah menghasilkan prestasi yang membanggakan. . Pembenahan tata keuangan menjadi prioritas dan janji kampanye. Wagub @sandiuno diberi tugas untuk mengawal proses ini. Kerja keras seluruh jajaran Pemprov DKI dalam rapat-rapat mingguan task force Road to WTP yang dipimpin langsung Wagub guna melakukan evaluasi dan monitoring atas semua action plan. . Kita siapkan ruang khusus untuk pembahasan WTP, disebut Ruang Rapat WTP di BPKD. Semua bekerja siang malam dalam artian sesungguhnya. . Capaian ini membuktikan bahwa jika ada kemauan pasti ada jalan, jika ada ikhtiar dikerjakan dengan serius hingga tuntas. . Kita juga dibantu tenaga ahli dan akademisi yang kompeten dalam penerapan Standar Akuntansi Pemerintah (SAP). . Termasuk, Quality assurance dari BPKP dalam penguatan Sistem Pengendalian Internal Pemerintah (SPIP) dan peningkatan kapabilitas Inspektorat Provinsi DKI, dalam mengawal program program strategis pembangunan. . Kami juga mengapresiasi peran aktif dan arahan BPK, karena pertemuan dengan BPK terjalin rutin dan bimbingannya sangat instrumental. . Semua bekerja bersama dalam visi yang sama untuk memperbaiki tata kelola keuangan di Pemprov DKI Jakarta. . Alhamdulillah... tata keuangan telah berhasil diperbaiki. Bukan pembentukan opini publik tanpa dasar, ini adalah opini profesional dari BPK. Sebuah babak baru bagi kerja pembaharuan di Jakarta...
A post shared by Anies Baswedan (@aniesbaswedan) on


“Tepuk tangan menggelora, semua jajaran berdiri, bersorak dan saling berpelukan. Ruang Sidang Paripurna DPRD DKI riuh rendah saat Anggota V BPK RI dengan lantang mengatakan, “BPK memberikan Opini Wajar Tanpa Pengecualian”.

Capaian ini terasa spesial karena terakhir kali Pemprov DKI meraih WTP pada tahun 2012. Sejak itu Pemprov DKI tidak pernah bisa meraih WTP. Hingga akhirnya, tahun ini kita bisa meraih opini WTP.

Ini rasanya berkah ramadhan dan saya apresiasi kerja keras seluruh jajaran Pemprov DKI beberapa bulan ini, karena telah menghasilkan prestasi yang membanggakan.

Pembenahan tata keuangan menjadi prioritas dan janji kampanye. Wagub @sandiuno diberi tugas untuk mengawal proses ini. Kerja keras seluruh jajaran Pemprov DKI dalam rapat-rapat mingguan task force Road to WTP yang dipimpin langsung Wagub guna melakukan evaluasi dan monitoring atas semua action plan.

Kita siapkan ruang khusus untuk pembahasan WTP, disebut Ruang Rapat WTP di BPKD. Semua bekerja siang malam dalam artian sesungguhnya.

Capaian ini membuktikan bahwa jika ada kemauan pasti ada jalan, jika ada ikhtiar dikerjakan dengan serius hingga tuntas.

Kita juga dibantu tenaga ahli dan akademisi yang kompeten dalam penerapan Standar Akuntansi Pemerintah (SAP).

Termasuk, Quality assurance dari BPKP dalam penguatan Sistem Pengendalian Internal Pemerintah (SPIP) dan peningkatan kapabilitas Inspektorat Provinsi DKI, dalam mengawal program program strategis pembangunan.

Kami juga mengapresiasi peran aktif dan arahan BPK, karena pertemuan dengan BPK terjalin rutin dan bimbingannya sangat instrumental.

Semua bekerja bersama dalam visi yang sama untuk memperbaiki tata kelola keuangan di Pemprov DKI Jakarta.

Alhamdulillah… tata keuangan telah berhasil diperbaiki. Bukan pembentukan opini publik tanpa dasar, ini adalah opini profesional dari BPK. Sebuah babak baru bagi kerja pembaharuan di Jakarta,” tulisnya.

Postingan tersebut mendadak menjadi sorotan hingga dikomentari ribuan komentar netizen. [b-islam24h.com / tribunnews]

Subscribe to receive free email updates: