Tubuh Seorang Pelaku Penyerangan Polda Riau Dililit Kabel Diduga Bom

Loading...

Empat pelaku penyerangan Mapolda Riau yang ditembak mati.

Satu orang melarikan diri berhasil ditangkap dan dibawa ke Polrestabes Pekanbaru.

Pukul 9 pagi tadi (Rabu, 16/5) tiba-tiba Mapolda Riau diserang sejumlah orang bertopeng yang mengendarai sebuah mobil Avanza warna putih.

Para pelaku menyerang tiga orang polisi. Seorang polisi diserang saat menghentikan mobil pelaku di depan pintu penjagaan Mapolda Riau.

Ketika hendak diperiksa, seorang penumpang mobil tersebut keluar dengan membawa samurai dan lagsung menyerang petugas jaga.

Polisi pun terpaksa melumpuhkan pembacok tersebut dengan timah panas.

Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Mohammad Iqbal membenarkan peristiwa penyerangan ini.

"Tiga terduga teroris tertembak, insiden ini sedang ditangani,” kata Iqbal singkat.

Sedangkan mobil Avansa terus menerobos ke halaman Mapolda dan menabrak seorang anggota Polri atas nama Ipda Hausar hingga tewas di tempat. Kemudian dari dalam mobil keluar dua orang bertopeng dan ikut menyerang polisi. Namun keduanya berhasil dilumpuhkan.

Informasi yang dihimpun, satu jasad pelaku penyerangan masih dalam penanganan tim Penjinak Bahan Pelendak (Jihandak) Brimob lantaran di badannya terdapat lilitan kabel yang diduga bom.

Dalam penyerangan ini dua jurnalis bernama Rian Rahmat dan Ahmadi ikut terluka kena tabrakan mobil pelaku. [b-islam24h.com / rmol]

Subscribe to receive free email updates: