Sudrajat: Hasil Quick Count Pilgub Jabar Belum Final

Loading...

 Hasil hitung cepat atau quick count yang dirilis sejumlah lembaga survei terkait Pemilihan Gubernur Jawa Barat periode 2018-2023 ditanggapi Calon Gubernur Jawa Barat, Sudrajat.

Menurutnya, Pilkada Jawa Barat 2018 belum berakhir dengan hasil quick count.

Dalam hasil quick count Litbang Kompas yang mencapai 99,7 persen pada Rabu (27/6/2018) pukul 16.30 WIB, Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum atau Rindu unggul tipis dibandingkan pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu atau Asyik.

Pasangan Rindu yang diusung Partai Nasdem dan PKB itu memperoleh suara sebanyak 32,64 persen, atau selisih tipis dengan Asyik yang diusung Partai Gerinda dan PKS dengan perolehan suara sebesar 29,52 persen.

Sementara, pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi yang diusung Partai Golkar memperoleh suara sebesar 25,62 persen.

Perolehan itu jauh melampaui pasangan TB Hasanuddin-Anton Charliyan yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dengan perolehan suara sebesar 12,22 persen.

"Menyikapi hasil quick count, saya mewakili ustadz Syaikhu dan tim pemenangan jika Pilgub Jabar belum final. Semua harus menunggu, kita bersabar hasil murni dari KPUD (Komisi Pemilihan Umum Daerah)," ungkapnya dalam jumpa pers di Posko Pemenangan Asyik, Bandung, Jawa Barat pada Rabu (27/6/2018).



Menurutnya, hasil quick count tidak merepresentasikan hasil perhitungan resmi dari KPUD Jawa Barat.

Terlebih, jumlah DPT Jawa Barat mencapai 31.735.133 suara yang tersebar di sebanyak 74.954 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

"Karena masih banyak surat suara yang yang belum dihitung. Karena memang sebanyak 70.000 TPS di Jawa Barat sangat besar, jadi apa yang disampaikan oleh quick count belum merepresentasikan perhitungan suara," jelasnya.

"Karena itu kita harus terus tawadhu, kita berhikmat, Insya Allah kita menjunjung tinggi kejujuran untuk pemimpin Jawa Barat," katanya.

Berdasarkan hasil hitung cepat Litbang Kompas dalam Pilkada Jawa Barat 2018, pasangan Ridwan Kamil – Uu Ruzhanul Ulum unggul dengan perolehan 32,57 persen.

Kemudian, disusul dengan pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu dengan perolehan 29,59 persen, pasangan Deddy Mizwar – Dedi Mulyadi dengan 25,62 persen, dan posisi keempat ditempati oleh pasangan Tubagus Hasanudin – Anton Charliyan yang mendapatkan 12,22 persen. [opini-bangsa.com / tribun]

Subscribe to receive free email updates: