Pendukung Jokowi Fitnah Cawapres Sandiaga Uno, Padahal itu Foto Sandi dengan Anaknya Sendiri

Loading...

 Stefanus Toni adalah seorang penulis di Kompasiana (kompasioner) yang pernah diundang Presiden Jokowi ke Istana Negara. Pernah menyandang gelar Kompasianer Terfavorit tahun 2012. (Baca: Sosok-Sosok yang Diundang Presiden RI di Istana)


(Stefanus Toni. Foto dari photo profile fb Stefanus Toni)

Harusnya melek literasi, bukan malah bikin postingan FITNAH terhadap cawapres Sandiaga Salahuddin Uno.

Melalui akun facebooknya pada 16 Agutus 2018 pukul 21.36, Stefanus Toni menulis:

"HORANG KAYAH YANG SUDAH NGULAMA DAN TURUNAN SUNAN GUNUNG JATI BEBAS NGERANGKUL CEWE WALAU BUKAN MUHRIMNYA"

Status fb Stefanus Toni ini diingatkan oleh netizen agar dihapus.

"Stefanus Toni sebaiknya segera dihapus, photo itu memang asli, tapi itu adalah anaknya, jangan kita jadi pembuat fitnah..," komen Aditya Rian Firmansyah.

Sandiaga Uno Ajak Putri Cantiknya Blusukan di Kebagusan


BUKANNYA DIHAPUS...

Stefanus Toni malah meng-EDIT statusnya dengan menambahi...

"NB 1 : Ssst....kampret2 pd protes kalo cewe itu putrinya Sandi. Jadi benar memang BUKAN muhrimnya hehehe...

NB 2 : Nanti mau tak edit lagi biar gerombolan Kampret Tara Palasara makin kejang-kejang membaca Parodi Politik gaya Bangau Tong Tong ini."


Stefanus Toni dari namanya dia BUKAN ISLAM.

Tapi sok-sokan bicara tentang MUHRIM...

Sebagai penulis Kompasiana seharusnya melek literasi.

Cobalah gugling apa arti MUHRIM...

MUHRIM (Mahram) adalah semua orang yang haram untuk dinikahi.

Mahram karena keturunan:
- Ibu, nenek dan seterusnya ke atas, baik jalur laki-laki maupun wanita
- Anak perempuan (putri), cucu perempuan, dan seterusnya, ke bawah baik dari jalur laki-laki-laki maupun perempuan - Dst...

Anak Perempuan itu Mahram (Muhrim).


KENAPA SIH NON-MUSLIM SUKA LONCAT PAGAR??? [portal-bersama.com / portalislam]

Subscribe to receive free email updates: