Pengamat: JK Tahu Prabowo Berpotensi Jadi Presiden

Loading...

Pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago menilai, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) telah memiliki kalkulasi politik tentang peluang Prabowo Subianto sebagai presiden pada Pilpres 2019. Kalkulasi itu pula yang menjadi alasannya bersedia menerima kunjungan Prabowo-Sandiaga di rumah dinasnya, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (15/8/2018) malam.

"JK memainkan lokomotif effect. Kemungkinan kans terpilihnya Prabowo atau Jokowi. Sudah pasti JK punya kalkulasi dan hitung-hitungan yang relatif matang," kata Pangi di Jakarta, Kamis (16/8/2018).
enurut Pangi, bila kalkulasi politik Jokowi sebagai petahana sangat kuat, maka tidak mungkin JK melakukan pertemuan dengan Prabowo. Dalam pandangan JK, masih menurt Pangi, Prabowo-Sandi memiliki peluang besar untuk terpilih pada Pilpres 2019.

"JK sangat sulit menolak permintaan Pranowo ingin bertemu. Karena JK juga mempertimbangkan bahwa Prabowo punya potensi menjadi presiden pada Pemilu 2019," tegasnya.

Sebelumnya diberitakan Bakal calon presiden (bacapres) Prabowo Subianto dan bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno mengaku meminta restu Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) untuk maju sebagai peserta Pipres 2019.Kendati pada Pipres 2014 pernah menjadi rival, namun Prabowo merasa perlu untuk bertemu dan meminta saran kepada JK.

Bersama Sandiaga, Ketua Umum Partai Gerindra itu menyambangi kediaman dinas Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteng, Jakarta, Rabu (15/8/2018) malam. Prabowo mengaku kedatangannya dalam rangka memohon doa restu.

"Sesuai adat dan istiadat kita bangsa Indonesia, yang muda datang kepada yang lebih senior untuk sowan untuk mohon restu kita akan melaksanakan suatu pekerjaan untuk rakyat kita," ungkap Prabowo. [portal-bersama.com / teropongsenayan]


Subscribe to receive free email updates: